Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Tips bagaimana Kita menghadapi Orang Tua Toxic

Orang Tua Toxic - Walaupun hidup kita masih berada dalam genggaman mereka, kadang kita juga diperlakukan secara semena-mena oleh mereka. Konsepnya mungkin akan terderngar kasar jika dibilang kita melawan oleh mereka "Orang Tua".

BACA JUGA : ALASAN KENAPA KITA HARUS MENJAUH DARI ORANG TOXIC YANG ADA DISEKITAR KITA

Katanya kita tidak bersyukurlah, harus taat pada orang tua lah, dan sebagainya. Mungkin bagi sebagian orang tidak merasakan penderitaan dari mereka yang sudah terlanjur lahir dalam dunia, yang dimana mereka terus diperlakukan seperti itu oleh orang tua yang merawat mereka.

Harus kita ketahui bahwa tidak semua orang tua itu baik kepada anak-anaknya, mau dari darah dagingnya sendiri ataupun adopsi. Maka dari itu bisa dibilang sudah banyak sekali kasus orang tua toxic terjadi diseluruh dunia.

Ada saja pasti orang yang nyinyir menuyuruh "Kenapa tidak melawan atau pergi saja dari rumah?.", menghadapi orang tua toxic itu bukanlah perkara yang mudah apalagi korbannya masih berusia dibawah umur, mereka pergipun mau hidup dimana dan melawan bagaimana.

BACA JUGA : JANGAN MENGHARAPKAN 6 HAL INI DARI ORANG LAIN

Orang tua yang toxic kepada anak itu bisa bermacam-macam terutama fisik, kemudian psikologisnya. Itulah kenapa sulit sekali menghadapi kehidupan seperti ini.

Ini ada beberapa tips yang mungkin bisa dicoba untuk menghadapi mereka:

1. Hindari Argumen

Saat kita terlibat dalam argument atau berdebat dengan seseorang utamakan tidak tersulut sama emosi yang meledak-ledak, apa lagi jika kita berargumen dengan orang toxic dan orang itu adalah orang tua kita.

Berargumen dengan orang toxic merupakan hal yang sangat sia-sia, berbicara panjang lebar walaupun apa yang kita katakana benar pun mereka tidak akan peduli dengan apa yang kita katakan, padangan kita seperti apa, mereka tidak akan peduli.

BACA JUGA : BAGAIMANA CARA BERTAHAN HIDUP DI LINGKUNGAN TOXIC

Jika terus bersikeras pun argument akan berujung ke perilaku emosi meledak-ledak, kacau, bisa saja mulai ke perlakuan fisik, makanya lebih baik mundur dan menghindar dari argument sama orang-orang toxic.

2. Jaga Dirimu Sendiri

Berada satu rumah dengan orang tua toxic kita harus terus-menerus menghadapi mereka yang makin lama dan lama sekali akan menghabiskan energi bahkan sampai stress pun bisa terjadi, tertutama pada bagian kesehatan fisik dan mental kita.

Dalam kategori seperti itu, kesehatan fisik dan mental mulai terganggu kita tidak bisa lagi berpikir secara rasional dan jernih jika kita mulai burn out atau sakit menghadapi sehari-hari kita bersama mereka.

3. Jangan Coba Ubah Mereka

Jika kita berusaha mengubah karakteristik mereka yang toxic itu, percuma dan buang-buang waktu saja. Respon yang mereka berikan pasti tidak akan merasa senang karena mereka lebih tua dari kita sehingga mereka merasa paling benar.

Ingat poin nomor 1 yaitu jauhi argumen, karena percuma saja kita berikan padangan kita, mereka tidak akan peduli apalagi berusaha merubah mereka.

4. Jangan Coba Lakuin Untuk Mereka

Dalam konteks ini, kita contoh kan misalnya kita sengaja memeberikan diri kita untuk dipukul oleh orang tua toxic itu cuman karena aku harus melakukannya kalau tidak mereka tidak senang.

Tidak tidak, contoh seperti itu sangat tidak patut untuk dilakukan . Berhentilah berusaha menyenangkan hati mereka , percuma saja karena kita mau jadi kaya manapun mereka tidak akan pernah puas sama apapun yang kita lakukan.

Lebih baik yang harus kita lakukan sekarang adalah pikirkan saja hidup kita sendiri nanti, coba bertahan hidup demi diri sendiri bukan demi mereka.

BACA JUGA : BAHAYA BERTANYA TENTANG HAL-HAL SENSITIF KETIKA NGOBROL

Buat apa berbakti dengan orang tua seperti itu jika kita sendiri tidak diberikan kasih sayang yang seharusnya diterima seorang anak.

Jika ada yang ngomong gini " Mau bagaimanapun itu tetap orang tua mu", Pukul kan palanya. Hanya orang bodoh yang mempercayai hal kaya gitu, aku hidup sebagai anak mereka untuk di kasih kebahagiaan bukan diberikan kehidupan seperti di neraka.

5. Support dari Orang Lain

Kita hidup sebagai makhluk sosial, kehidupan yang kita jalani bukan hanya mereka saja. Lebih gampangnya seperti ini :

Jika kita tidak menemukan kebahagiaan dirumah, carilah kebahagiaan diluar rumah.

Kehidupan itu tidak sulit yang sulit cuman keuangan saja, tak usah pedulikan makhluk toxic kaya gitu. Cukup berteman dengan 1 orang saja yang bisa membantu kita dan mengerti keadaan kita sudah sangat membantu sekali.

Jika sulit mencari teman, coba cari komunitas yang sesuai dengan hobi atau kesukaan kita, lakukan komunikasi dan cobalah hangout sesekali.

    Dalam menghadapi orang tua toxic itu tergantung di kita umur berapa mulai bisa bertahan hidup tanpa mereka, di umur yang kira-kira sudah mencapai sektiaran sekolah SMA atau SMK.

BACA JUGA : BAGAIMANA CARA BERTAHAN HIDUP DI LINGKUNGAN TOXIC

Kita bisa coba kerja atau coba lakukan sesuatu yang menghasilkan uang tanpa sepengetahuan mereka, buat apa?. Untuk nanti ketika kita sudah taman sekolah kita bisa pergi dari rumah itu, dan pastikan dengan matang-matang kedepannya.

Untuk anak yang masih dibawah umur segitu, coba lah untuk terus menghindari tindakan-tindakan fisik dan berargumen, coba jaga diri sendiri dulu hingga SMA atau taman sekolah.

" Stop Trying to Please Them "

Posting Komentar untuk "Tips bagaimana Kita menghadapi Orang Tua Toxic"