Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Aichmophobia, Ketakutan berlebihan pada Benda tajam

Aichmophobia - Fobia merupakan kondisi dimana pengidap mengalami kecemasan secara berlebihan terhadap suatu hal yang berkaitan dengan objek atau kondisi tertentu dan gangguan Aichmophobia merupakan salah satu dari jenis gangguan kecemasan tersebut.

BACA JUGA : ALGOPHOBIA, KETAKUTAN BERLEBIHAN PADA RASA SAKIT

Beberapa fobia bahkan ada yang sangat mengganggu kehidupan sehari-harinya, menyebabkan efek fisik dan psikologis yang berkepanjangan sehingga butuh penanganan yang serius.

  • Apa itu Aichmophobia

Gangguan Aichmophobia sendiri mirip dengan jenis fobia yang lain seperti Tyranophobia dan Belonephobia yang dimana sama-sama takut akan ketajaman, yang membedakan Aichmophobia dengan phobia yang lain ialah pengidap takut pada banyak jenis benda tajam dan runcing.

Aichmophobia merupakan sebuah phobia yang pengidapnya memiliki ketakutan, cemas, khawatir, dan takut ketika berada di sekitar benda tajam yang dapat menimbulkan bahaya.

Benda-benda tersebut bisa seperti pulpen, pensil, gunting, jarum, terutama pisau atau barang-barang rumah tangga atau perabotan rumah yang panjang dan runcing.

  • Ciri Ciri dan Gejala Aichmophobia

Ini beberapa gejala atau ciri-ciri yang dapat ditimbulkan seseorang Aichmophobia bisa bermacam-macam dan hal ini diakibatkan jika mereka mulai membayangkan bahaya-bahaya yang bisa saja terjadi pada dirinya.

Gejala Gejala
1. Jantung berdetak kencang
2. Serangan Panik
3. Ketakutan
4. Keringat dingin 
5. Diare atau Mual
6. Muntah
7. Sesak nafas
8. Tidak bisa tenang

Kita yang mengalami gejala-gejala tersebut dan terdiagnosisi fobia tersebut sebaiknya segera ditangani dengan oleh ahlinya, teman maupun keluarga harus tetap tenang dan pastikan kalau kita tidak berada jauh dengan pengidapnya.

  • Cara mengatasi Aichmophobia

Tentunya pasti ke tempat para ahli menangani penyakit seperti ini, dokter atau psikiater biasanya sebelum langsung menangani kita akan membuat janji dahulu untuk bertemu dan membahas bagaimana mengatasi fobia ini, seperti.

1. Terapi Eksposur

Salah satu jenis terapi psikologis untuk menangani ketakutan atau gejala kecemasan pasien, terutama dalam kasus phobia, dengan membantu mengurangi perasaan cemas,ketakutan, atau tekanan yang diberikan pada objek atau kondisi terjadinya phobia.

Dengan metode dimana pasien akan megalami eksposur pada situasi atau ransangan yang terjadi yang memicu perasaan takut atau panik muncul pada dirinya.

Hal ini dilakukan berulang-ulang sehingga saat berjalannya waktu, pasien lebih dapat mengontrol gejala ketakutan dan mengurangi perasaan cemas atau tertekan.

2. Terapi Kognitif

Cognitive behavior therapy (CBT) salah satu teknik psikoterapi paling umum dilakukan untuk mengatasi fobia, yang dimana para psikiater akan mewawancari dan menggali lebih dalam mengenai kenapa bisa pasien mengalami phobia tersebut.

BACA JUGA : AMAXOPHOBIA, KETAKUTAN BERLEBIHAN PADA MOBIL

Setelah di ketahui apa yang menjadi penyebab fobia terjadi, psikiater akan mencoba memberikan solusi dan mendiskusikan bersama dengan pasien beberapa solusi yang terbaik untuk mengatasi penyakit dan gejala-gejala yang akan datang.

3. Obat - obatan

Pertama, pada terapi kognitif (CBT) dokter akan mengombinasikan obat-obatan pada saat terapi berlangsung, gunanya apa?, untuk meredakan gejala yang dialami.

Kedua, Obat yang diresepkan oleh dokter ialah:

  • Beta-Blockers (Penghambat beta) - yaitu pengobatan untuk menangani beragam kondisi pada jantung, menghentikan efek stres dan juga bisa digunakan untuk menurunkan tekanan darah.
  • Benzodiazepine (Obat Sedatif) - yaitu obat penenang yang berfungsi untuk membantu pasien rileks dengan mengurangi kecemasannya.

BACA JUGA : ANROPHOBIA, KETAKUTAN BERLEBIHAN PADA PRIA

    Hal yang harus kita perhatikan ialah untuk pencegahan atau penanganan pengidap phobia tidak semuanya ada, dan jika ada pasti akan membutuhkan waktu yang lama hingga sembuh total,disarankan untuk melakukan terapi pada yang ahlinya.

Posting Komentar untuk "Aichmophobia, Ketakutan berlebihan pada Benda tajam"