Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Agoraphobia, Ketakutan berlebihan pada Keramaian

Agoraphobia - Seperti yang kita tau bahwa fobia merupakan kecemasan berlebihan terhadap suatu hal yang berkaitan dengan objek atau pada situasi tertentu dan gangguan agoraphobia merupakan salah satu jenis gangguan kecemasan tersebut.

BACA JUGA : SCHOPOPHOBIA, KETAKUTAN BERLEBIHAN KETIKA DI PANDANG ORANG LAIN

Gangguan agoraphobia sendiri banyak yang menganggap bahwa pengidapnya sebagai seseorang yang pemalu atau tidak mau bersosialisasi padahal sebenarnya tidak begitu juga, karna agoraphobia....

  • Apa itu Agoraphobia

Agoraphobia merupakan jenis gangguan kecemasan yang dimana terdapat perasaan khawatir berlebihan ketika berada di tempat yang penuh keramaian, sehingga orang yang mengidap phobia ini merasa bahwa dirinya sulit untuk pergi atau merasa terjembak dan tidak berdaya, tidak dapat meminta tolong kepada siapa pun.

Biasanya para pengidap agoraphobia akan merasakan kepanikan atau kecemasan di tempat-tempat yang sesak atau memicu keramaian, di transportasi umum, supermarket atau tempat perbelanjaan seperti pasar juga bisa.

BACA JUGA : ANROPHOBIA, KETAKUTAN BERLEBIHAN PADA PRIA

Dan tidak hanya pada tempat area yang tertutup dan ramai saja pengidap ini mengalami kecemasan ya, di tempat terbuka juga bisa terjadi loh, seperti parkiran kendaraan yang luas atau sejenisnya yang luas-luas.

  • Ciri Ciri dan Gejala Agoraphobia

Apa sebab yang membuat pengidapnya cemas?, yaa, yaitu pengidap merasa panik ketika mereka tidak tau kemana dan merasa tidak berdaya sehingga tidak bisa meminta tolong pada siapapun, karena hal tersebut lah para pengidap biasanya menghindari beberapa tempat atau kondisi tertentu.

Berikut beberapa gejala-gejala yang timbul pada Agoraphobia :

Gejala Gejala
1. Jantung berdetak kencang
2. Serangan panik 
3. Nafas tidak teratur
4. Keringat dingin 
5. Tidak enak badan
6. Diare atau Mual
7. Sesak nafas atau Nyeri pada dada
8. Takut mati

Kita ataupun jika ada teman kita yang mengalami gejala-gejala tersebut sebaiknya segera ditangani dengan serius, tetap tenang dan pastikan kita tidak berada jauh dengan pengidapnya.
  • Cara mengatasi Agoraphobia

Cara mengatasi phobia biasanya disaranin dengan perubahan pola hidup yang sehat dahulu atau dengan terapi, bisa juga dengan pengobatan yang dapat membantu meringankan gejala-gejala, hal ini bisa dilakukan dalam beberapa langkah yang tentunya tidak sebentar dan tidak mudah. seperti,

1. Terapi Kognitif

Pada awalnya para pengidap phobia akan di sarankan untuk mengikuti Cognitive behavior therapy (CBT) salah satu teknik psikoterapi paling umum dilakukan untuk mengatasi fobia, yang dimana para psikiater akan mewawancari dan menggali lebih dalam mengenai kenapa bisa pasien mengalami phobia tersebut.

Setelah di ketahui apa yang menjadi penyebab fobia terjadi, psikiater akan mencoba memberikan solusi dan mendiskusikan bersama dengan pasien beberapa solusi yang terbaik untuk mengatasi penyakit dan gejala-gejala yang akan datang.

2. Terapi Desensitisasi

Terapi desensitisasi merupakan bagian dari terapi CBT ( terapi kognitif), terapi ini dilakukan dengan memberikan rangsangan yang menyebabkan ketakutan terjadi sedikit demi sedikit.

BACA JUGA : AICHMOPHOBIA, KETAKUTAN BERLEBIHAN PADA BENDA TAJAM

Saat gejala mulai terlihat, pasien cenderung akan menghindari phobianya sendiri. Nah, pada tahap awal itulah simulasi akan di lakukan sesuai dengan apa fobia dari si pasien dan pasien akan terus di coba untuk menghadapi ketakutannya berulang kali hingga terbiasa kemudia tidak merasakan kecemasan lagi.

Apabila berhasil melakukannya, pasien akan menuju ke tahap selanjutnya yaitu menuju ke situasi yang nyata. Tentu saja, hal ini masih dalam pengobatan jadi masih di awasi.

3. Obat - obatan

Dokter akan menyarankan memberikan obat agar meringankan kondisi kecemasan yang mana bila keadaan memang sudah mengganggu kegiatan sehari-hari, ada beberapa jenis obat yang bisa di minum untuk meredakan dampak phobia, yaitu Anti depresan dan Ansietas (Obat anti-cemas).

Pada terapi kognitif (CBT) juga di sarankan dengan mengombinasikan obat-obatan ini pada saat terapi berlangsung, gunanya apa?, untuk meredakan gejala yang dialami.

Untuk lamanya penggunaan obat-obatan ini tergantung dari pengidapnya sendiri, yaitu berapa lama respon pasien terhadap terapi, sehingga proses pengobatannya berbeda-beda. Ada yang 6-12 bulan, bahkan lebih baru selesai.

    Menurut riset, katanya pengidap phobia ini cenderung lebih banyak wanita dari pada pria, dengan rentan umur rata-rata sekitar 25-30 tahunan, mungkin karena tekanan atau pola hidup yang lebih banyak pada usia segitu.

BACA JUGA : ACHLUOPHOBIA, KETAKUTAN BERLEBIHAN PADA KEGELAPAN

Pencegahan pengidap phobia tidak semuanya ada, kecuali menghindari dari apa yang menjadi penyebabnya ya, tetapi tetap tidak ada cara khusus yang bisa di lakukan sendiri untuk menghilangkan phobia ini, tetap harus dilakukan terapi dengan yang ahlinya.


Posting Komentar untuk "Agoraphobia, Ketakutan berlebihan pada Keramaian"