Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Teori menarik tentang satu Hobi satu Frekuensi

Halo, Para Penduduk. Pernah merasakan suatu kondisi yang dimana teman-teman atau anak tongkrongan kita sedang asik mengobrol satu sama lain, sementara kita hanya terdiam melongo melihat apa yang mereka bicarakan. Ketika melihat mereka tertawa kita pun ikutan tertawa dengan perawakan muka yang berpura-pura.

BACA JUGA : BAGAIMANA CARA SUPAYA ANAK AMAN BERMAIN GADGET

Apa yang mau dikatakan, karena kita sendiri tidak ingin terlihat seperti tidak berwawasan atau tidak tau apa-apa. Padahal memang benar bahwasanya kita memang tidak tahu tentang apa yang mereka perbincangkan. Daripada kelihatan seperti orang linglung mending ikutan tertawa saja.

    Sebagai contoh, teman-teman kita tadi yang sedang asik mengobrol ternyata sedang membicarakan pertandingan sepak bola semalam, yang ternyata kita baru paham apa yang menjadikan kita tidak bisa ikut obrolan mereka, karena kita tidak suka nonton sepak bola melainkan hobi yang lain. Nah, karena hal itu pula kita hanya bisa melongo saja melihat teman kita bincang-bincang.

Yang patut diapresiasi kan ialah, pertemanan kita dengan mereka.

    Dari contoh di atas, teman sejati tidak akan menertawakan teman mereka yang lain bila dirinya tidak mengerti tentang sepak bola, dan juga mereka tidak harus menuntut temannya untuk ikut dengan hobi yang sama dengan mereka.

BACA JUGA : PELUPA, KOK BISA ORANG MENJADI MUDAH LUPA

Namun, tetap saja bila kita berada di kondisi seperti itu kita akan merasa bahwa kita terlihat seperti orang asing atau orang baru dibandingkan teman-teman yang lain yang bisa di ajak ngobrol tentang hobi tersebut.

    Bukankah menurut kita bahwa ini yang sering menjadi permasalahan kebanyakan orang ?. Situasi yang dimana kita menjadi orang yang penyendiri pada circle pertemanan kita. Akibat perbedaan hobi yang menjadikan kita tidak bisa berbincang dengan mereka sehingga layaknya seperti orang asing saja.

Memang tidak ada salahnya jika kita memang menikmati hobi kita sendiri, tetapi ada kalanya kita membutuhkan teman join yang sama, hobi yang sama pada bidang kita, sehingga bisa diajak untuk berbincang, belajar, bermain, dan berdiskusi.

    Ada banyak manfaat yang bisa kita dapat jika kita mempunyai teman satu hobi satu frekuensi, hanya 1 saja sudah banyak manfaat apalagi 1 circle sama semua, jadi professor langsung, no debat.

Disaat kita mempunyai mimpi yang sedikit berbeda atau terlalu besar bagi orang lain, kemungkinan besar kita akan mendapatkan cemoohan atau ejekan dari orang-orang. Mereka merendahkan, mengkritik kita bahwa kita pasti tidak akan berhasil.

Berbeda dengan teman satu hobi satu frekuensi kita, mereka mensupport dan paham betul apa-apa saja yang kita lakukan pasti akan membuat mimpi kita tercapai.

BACA JUGA : MARI BELAJAR CARA MEMPERTAHANKAN HUBUNGAN PERTEMANAN

    Mempunyai kriteria teman seperti ini merupakan sebuah anugrah yang dapat kita syukuri dalam hidup. Sudah tidak jarang, adanya kejadian saat kita sudah menemukan teman satu hobi satu frekuensi akan berujung ke jenjang persahabatan. Walaupun begitu, bisa dibilang satu frekuensi itu hanyalah bonus, karena jika teman-teman kita berbeda jalur kita tetap harus menjaga pertemanan kita.

" Walau Berbeda Hobi, Tetap Satu Tongkrongan. "

Posting Komentar untuk "Teori menarik tentang satu Hobi satu Frekuensi"