Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Bagaimana cara mencintai seseorang yang memiliki Anxiety Disorder

Halo, Para Penduduk. Apa itu Anxiety Disorder ?. 

Anxiety Disorder adalah gangguan kecemasan, kekhawatiran, kegelisahan dan rasa takut yang berlebihan, intens dan dilakukan secara terus-menerus yang terhubung dengan situasi sehari-hari.

BACA JUGA : APAKAH ASTRONOMI SE-RUMIT KISAH CINTA KITA

    Sebagai contoh seperti saat berbicara di depan umum atau saat sedang mengerjakan sesuatu yang memiliki nilai. Bagi sebagian orang mungkin itu hanya menjadi rasa gugup yang biasa dan normal, namun berbeda dengan orang yang mempunyai Anxiety Disorder, perasaan cemas dan gugup berlebihan mereka menjadi menguras tenaga dan pikiran serta mengganggu kehidupan sehari-hari mereka.

Dan, hal ini tentunya sulit sekali bila kita mempunyai kerabat dari keluarga atau teman kita mengidap penyakit ini. Karena bukan hanya mereka yang kesusahan tapi orang-orang yang di sekitarnya yang menyayangi orang tersebut pun ikutan juga. Bukan berarti kita langsung mengeluh atau menghindar ya.

    Jika kita pernah merasakan seperti apa itu kecemasan, gugup ketika berbicara di depan umum atau gelisah menunggu hasil dari ujian kelulusan kita., pasti kita juga merasakan apa yang mereka rasakan, walaupun di ibaratkan hanya dalam dosis yang kecil saja. Berbeda dengan orang tersebut.

BACA JUGA : 3 HAL YANG WAJIB KITA PAHAMI DARI WANITA BAGI PRIA GENTLE

Kita sudah merasakan langsung hal itu, lantas apakah kita tidak di wajibkan peduli dengan kerabat kita yang mempunyai penyakit itu?. Jika kita merupakan salah satu dari orang-orang yang peduli akan orang tersebut dan merasakan secara langsung bagaimana pengalaman dari kecemasan mereka, pasti terasa cukup buruk untuk jika dibayangkan terjadi pada kita.

Dan kita tentu ingin sekali membantu orang tersebut dengan melakukan apa saja agar keadaan menjadi lebih baik bagi kita, orang tersebut, dan sekeliling kita.

Dari hal itu kita dapat dengan lebih dan lebih menjadi manusia yang berani, bijaksana, kuat, sabar dan lebih baik.

    Ketika kita mengetahui bahwa ada kerabat kita terutama orang yang kita cintai mempunyai penyakit ini, seringkali kita kalang kabut dan malah kita yang kebingungan tidak tau harus melakukan apa untuk bisa membantu dirinya atau membuat kondisi diri dia menjadi lebih baik.

Ini ada beberapa tips agar kita tidak bingung ketika ada kerabat-kerabat kita yang mengalami gangguan seperti ini :

1. Kita sadar bahwa orang tersebut mengalami Anxiety Disorder atau gangguan kecemasan, maka dari itu kita harus sadar bahwa kita dan dia adalah sebuah partner yang saling membantu. Jadi sebisa mungkin kita harus menghindari perdebatan, mengutamakan perspektif dan perasaan diri kita yang dapat menimbulkan gejala dari penyakit tersebut.

    Kita masih boleh mengutarakan hal tadi tapi dalam konteks yang tidak menyudutkan orang tersebut. yaitu dengan membuat diri nya menjadi tenang dahulu dan bicarakan dengan suasana kepala dingin, tenang satu sama lain.

2. Mereka yang mengidap penyakit ini seringkali merasa gelisah ketika mereka berpikiran bahwa tidak ada orang yang peduli dan mau mengerti apa yang mereka rasakan dan bagaimana perasaan mereka, sehingga mereka merasa bahwa dirinya benar-benar sendirian. Dari kejadian tersebut, lebih baik bukan jika kita lebih mendengarkan mereka.

    Akui saja, tidak ada orang yang tidak suka bila mereka menemukan teman curhat yang siap mendengar keluh kesah atau pun ketika kita mengutarakan perasaan atau masalah kita. mereka yang mengidap penyakit ini akan bercerita ketika mereka sudah siap cerita, jika tidak maupun kita tetap harus beri mereka dukungan dan cinta yang benar-benar ikhlas dari hati.

3. Kita tidak boleh menghakimi mereka dan menyepelekan perasaan mereka, orang dengan gangguan ini juga sepenuhnya sadar bahwa apa yang mereka cemaskan tersebut sebenarnya bukanlah hal yang harusnya diambil pusing secara berlebihan. apa lagi jika kita memberi mereka dengan kata-kata seperti lebay, gitu doang baper, gitu doang kok bla bla, dll.

    Ingat, mereka tidak pernah meminta ingin mengidap penyakit ini. Tidak akan ada yang mau.

4. Lebih baik gunakan Dukungan, Cinta, dan Pujian atas diri mereka dan atas kemajuan yang sudah mereka lakukan walaupun hanya hal kecil. Kita bisa tanyakan pada mereka setiap hari tentang bagaimana perasaan atau cerita dia hari ini seperti apa, jangan lupa juga kita bisa memuji mereka kalau mereka telah bekerja keras dan berusaha di hari ini.

    Ingatkan terus diri kita bahwa setiap manusia pasti ada kekurangan, kita jangan bosan untuk terus mengingatkan mereka betapa berharga nya kehadiran mereka di dunia ini dan bagaimana baik nya mereka. Walaupun ini hanya hal kecil tapi hal ini bisa membuat siapa saja menjadi nyaman, terutama mereka.

5. Jangan terlalu sering menggunakan kata jangan panik atau semua akan baik-baik saja dan segala macamnya. Usahakan saja diri untuk tidak mengatakan hal itu karena mereka sendiri pun tau bahwa mereka tidak harus merasa pada hal seperti ini. Mungkin lebih baik ganti dengan ini, ada yang bisa dibantu, suruh ambil nafas dalam-dalam, kita peduli dan sayang.

6. Kita juga bisa memberikan mereka sesuatu atau benda yang dapat menenangkan atau mengurangi kecemasan mereka, karena selain dukungan kita yang bentuknya fisik dan verbal, benda, makanan dan tanaman ternyata juga bisa meredakan kecemasan dan stress seseorang loh. Dari Permen, Fidget spinner, Lilin terapi Lavender, Tanaman yang kecil, Squishy, Slime, Stress Ball, dan lainnya.


    Kecemasan memang tidak hanya menjadi sumber stress atau masalah dalam hubungan. Kecemasan sebenarnya juga bisa menjadi kecempatan kita untuk lebih memahami dan mencintai pasangan atau kerabat kita lebih dalam lagi.

    Mempelajarai gangguan kecemasan atau mendorong orang yang kita sayangi ke pengobatan Psikolog atau Psikiater, kita dapat mendukung mental dan menjaga kesehatan mereka dan juga mental kita yang menjadikan hubungan menjadi lebih kuat karena saling memahami dan menghargai satu sama lain.

" Jika saya tahu apa yang membuat Saya Cemas, Saya tidak akan Cemas "

- Mignon McLaughlin -

Posting Komentar untuk "Bagaimana cara mencintai seseorang yang memiliki Anxiety Disorder"