Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Rusaknya Ibu, Sebuah Cara Merusak Sebuah Keluarga

Halo, Para Penduduk. Artikel kali ini bukanlah rencana, menghasut atau dorongan untuk berbuat kebaktilan maupun peringatan. Hanya ingin bercerita, bahwasan nya kami membaca dan menemukan sebuah narasi dari percakapan Iblis kepada anak buahnya:

" Jika kau ingin merusak sebuah keluarga, rusaklah dulu ibunya!! "

Kemudian rencananya mereka adalah dengan memberi ia perasaan lelah bertubi-tubi yang membuatnya merasa lemah dan habis energi. Jika ia sudah merasa lelah, ambillah rasa syukurnya.

BACA JUGA : BAHAYA!! SEBERBAHAYA APAKAH FITNAH MANUSIA?

Kemudian, biarkan ia merasa bahwa hidupnya habis hanya untuk mengurus seluruh keluarganya sehingga ia tidak memiliki apapun, selain rasa lelah didalam hidupnya.

Setelah engkau ambil rasa syukurnya, buat ia menjadi orang yang tidak percaya diri. Buat dirinya terus merasa kekurangan hingga ke sisi materi sekalipun, sehingga ia mudah mengeluh kepada suami dan anaknya.

Engkau sibuk kan pandangan matanya untuk melihat kebahagiaan dan kesenangan orang lain dan buatlah ia lupa akan kebaikan yang dimilikinya.

Buatlah ia merasa tidak berharga.

Jika itu sudah terjadi, maka ambillah sabarnya. Engkau gaduhkan hatinya agar ia merasa ada banyak hal yang berantakan di dalam rumahnya, buatlah ia merasa bahwa betapa banyaknya masalah yang ditimbulkan dari anak dan suaminya.

Goda lisan ia untuk berkata kasar dan kotor, hingga nanti anak-anaknya mencontohnya dan tidak menghargainya lagi, lalu bertambahlah amarah demi amarah, hingga hilang lah aura surga di dalam rumah.

Maka, engkau akan melihat dan menemukan perlahan rumah itu rusak dari pintu seorang IBU.

    Itulah rencana yang di beritahukan Iblis kepada anak buahnya. Istirahat dan kuatkan dirimu ibu, makhluk sepenting dirimu menghadapi lelah tanpa henti yang menjadi tempat masuknya para setan, hingga mereka sanggup mengambil bahagiamu, sabar, dan rasa syukurmu ibu.


Wahai ibu...

Jangan biarkan si setan-setan itu mengambil hal itu.

Jika kau lelah,

Istirahatlah...

Jika kau lelah,

Berbahagialah...


    Ringankan tugas mu ibu, sesekali rumah kotor itu tidak masalah, dan tak masalah pula jika banyak pekerjaan yang belum di selesaikan. Jangan terjebak dalam waktumu Ibu, tugas mulia mu lebih penting dari pada rutinitas sehari-harimu. Istirahatlah sejenak.

Posting Komentar untuk "Rusaknya Ibu, Sebuah Cara Merusak Sebuah Keluarga"