Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Dewa Mitologi yang dikaitkan dengan bencana


Halo, Penduduk yang terhormat. Sudahkah kalian beribadah dan memohon ampun atas segala dosa kepada sang semesta. Karena pembahasan topik kali ini berkaitan dengan Dewa. Pada zaman dulu kala, umat manusia tidak bisa memahami secara ilmiah peristiwa atau pun bencana alam bagaimana mungkin bisa terjadi.

Bisa kita contoh kan, tsunami atau ombak besar, tsunami bisa terjadi karena terganggunya keseimbangan gelombang air ke lautan sehingga membentuk dan menyebarkan gelombang air yang besar dengan meninggalkan pusat gangguan tadi sehingga terjadinya tsunami.

Tsunami biasa terjadi diakibatkan oleh Gempa Bumi, letusan gunung merapi, ledakan senjata, longsor bahkan karena meteorit yang menghantam lautan.

Nah, Pemahaman ilmu pengetahuan seperti ini, membutuhkan waktu hingga bertahun – tahun bahkan ribuan tahun, karena umat manusia pada zaman dahulu masih mengaitkan berbagai peristiwa alam dengan mitologi ataupun legenda.

1. Pachamama (Dewi Bumi)

    Pachamama adalah dewi bumi yang memberikan kesuburan yang selalu memelihara dan melindungi hewan dan tumbuhan. Para penduduk asli Peru, Venezuela, Kolombia, Ekuador, dan Bolivia sangat menghormati Pachamama.

Tapi, Pachamama juga di sebut sebagai penyebab terjadinya gempa bumi, longsor, dan gemuruh petir. Beberapa orang menganggap hal tersebut karena simbol kemarahan pachamama, karena pachamama yang terkenal dengan sosok yang lembut dan penuh kasih ini kecewa kepada manusia yang gagal dan merusak bumi dan makhluk di dalamnya.

2. Thunder Bird (Burung Badai)

    Thunder Bird atau Burung pembawa badai, ialah makhluk mitologis kepercayaan pribumi Amerika. Thunder Bird dipercaya mempunyai kuasa untuk mengendalikan cuaca yang dimana kepakan sayapnya bisa membuat badai petir, hujan, dan angin kencang. Namun beberapa suku memiliki kpepercayaan tersendiri terhadap makhluk mitologis ini.

Namazu ialah salah satu Yokai yang sering dikaitkan dengan bencana atau malapetaka bagi penduduk jepang. Dalam mitologi jepang, Namazu berbentuk seperti seekor ikan lele raksasa, namun ia bisa mengguncang bumi dengan ekornya sehingga terjadinya gempa bumi.

3. Katoy Oken (Roh Laut)

    Jika terjadi tsunami, menurut suku moken yang tinggal dibeberapa pulau dekat  pantai Myanmar dan Thailand. Memiliki sebuah legenda yang menyebutkan Tsunami yang terjadi kepada mereka dikirimkan oleh Katoy Oken, sebagai bentuk untuk memurnikan kondisi spiritual dan fisik manusia.

Ada kejadian menarik yang menimpah suku moken pada tahun 2004 lalu, yang dimana ketika terjadi gempa bumi skala 8,9 SR yang memicu tsunami besar di Samudra Hindia. Hanya menewaskan 1 orang saja dari 200 moken di beberapa pulau yang berada di Thailand dan Myanmar, sedangkan di tempat lain yang terkena bencana tsunami menewaskan kurang lebih 150rb orang.

4. Crom Cruach

    Penduduk asli Irlandia zaman dahulu menyembah banyak dewa sebelum masuknya agama Kristen disana, salah satu dewa yang disembah ialah Crom Cruach, yang artinya “Kegelapan yang merunduk.” Karena Crom Cruach digambarkan sebagai dewa yang sangat ditakuti dan mengerikan.

Dalam penyembahan Crom Cruach, membutuhkan pengorbanan dari manusia agar diberikan kesuburan dan kesejahteraan kepada mereka. apabila ritual berjalan dengan baik, dan bila tidak,  Crom Cruach akan memberikan wabah penyakit, panen yang buruk, bahkan bencana alam.

5. Dewa Nergal, Dewa Pemarah

    Pada zaman dahulu, orang-orang Mesopotamia kuno banyak menyembah dewa – dewa. Mereka percaya bahwa manusa dan dewa bisa hidup berdampingan di dunia untuk menjaga keseimbangan dan keharmonisan dunia.

Namun ada satu dewa yang berbeda, ialah Dewa Nergal, Nergal dinilai sebagai dewa yang impulsive atau dewa dengan temperamental yang buruk. bahkan didalam sebuah kisah Dewa Nergal, sewaktu ia berencana menyerang Babilonia, kota tersebut dijaga oleh Dewa Marduk. Nergal pun masuk dengan berakting seolah – olah ia hanya melewati kota tersebut, kemudian ia menghampiri dan mengomentari pakaian Marduk.

Marduk pun merasa malu, kemudian Nergal menawarkan diri untuk melindungi Babilonia sejenak kepada Marduk agar bisa berganti pakaian. Seketika ketika Marduk pergi, Nergal langsung mengamuk dan membunuh semua manusia disana.

Atas tindakan Dewa Nergal, ia kemudian disidang dihadapan dewa – dewa yang lain. Bahkan dalam pembelaannya, ia mengatakan, “ Aku hanya menghancurkan semuanya ketika aku marah.”

6. Namazu

    Namazu ialah salah satu Yokai yang sering dikaitkan dengan bencana atau malapetaka bagi penduduk jepang. Dalam mitologi jepang, Namazu berbentuk seperti seekor ikan lele raksasa, namun ia bisa mengguncang bumi dengan ekornya sehingga terjadinya gempa bumi.

Posting Komentar untuk "Dewa Mitologi yang dikaitkan dengan bencana"